Profil Sekolah

Melindungi Bumi Dengan Konversi Energi

SMASA Peduli Sosial

IHT Kurikulum Merdeka Tahun Pelajaran 2023/2024

DWP SMAN 1 Bojonegoro Gelar Kegiatan Safari Muharram Peringati Tahun Baru Islam 1445H

GEDOR Goes To School

Semarak API Goes to School di SMAN 1 Bojonegoro

Studi Banding Implementasi Kurikulum Merdeka di SMA Muhammadiyah 1 Gresik

Apel Pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah [MPLS] SMAN 1 Bojonegoro Tahun Pelajaran 2024/2025


Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah biasa disebut MPLS, juga dikenal sebagai Masa Orientasi Siswa atau Masa Orientasi Peserta Didik Baru, merupakan sebuah kegiatan yang dilaksanakan di sekolah setiap awal tahun ajaran guna menyambut kedatangan para peserta didik baru.
Mengawali kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Pelajaran 2024/2025 , segenap bapak/ibu guru, tenaga kependidikan dan peserta didik baru SMAN 1 Bojonegoro pagi hari ini mengikuti pelaksanaan kegiatan Apel Pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di sekolah.


Dalam sambutan apel Kepala SMAN 1 Bojonegoro bapak Sumarmin, M,Pd menyampaikan "Masa pengenalan lingkungan sekolah ini adalah langkah awal bagi kalian untuk mengenal lebih dekat lingkungan sekolah, bapak/ibu guru dan tenaga kependidikan, kakak kelas, dan tentunya teman-teman baru.

Selama masa pengenalan ini, peserta didik baru akan diperkenalkan dengan berbagai hal, mulai dari tata tertib sekolah, cara belajar yang efektif, hingga kegiatan ekstrakurikuler yang ada. Saya berharap peserta didik baru dapat mengikuti setiap kegiatan dengan penuh semangat dan antusiasme, serta menjaga sikap dan prilaku yang baik.

Kami, seluruh warga sekolah, berkomitmen siap mendukung anti perundungan di Jawa Timur dan memberikan bimbingan dan dukungan terbaik agar peserta didik baru dapat beradaptasi dengan cepat dan merasa nyaman di lingkungan sekolah ini. Jangan ragu untuk bertanya dan mencari tahu lebih banyak.".






Review Kurikulum Satuan Pendidikan SMA Negeri 1 Bojonegoro Tahun Ajaran 2024/2025

Review Kurikulum Satuan Pendidikan
SMA Negeri 1 Bojonegoro
Tahun Ajaran 2024/2025

Bojonegoro, Senin 8 Juli 2024 - Dalam upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan menyesuaikan materi pembelajaran dengan perkembangan zaman dengan terbitnya Permendikbudristek RI No 12 Tahun 2024 tentang Kurikulum Pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, Dan Jenjang Pendidikan Menengah kurikulum merdeka resmi menjadi kurikulum nasional, SMA Negeri 1 Bojonegoro berlokasi di jalan Panglima Sudirman 28 Bojonegoro bertempat di Aula Pertemuan Lantai 2 SMAN 1 Bojonegoro, telah dilaksanakan kegiatan Review Kurikulum Satuan Pendidikan SMA Negeri 1 Bojonegoro Tahun Pelajaran 2024/2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari program sekolah agenda rutin setiap tahun ajaran baru untuk memastikan kurikulum yang digunakan dapat memenuhi kebutuhan siswa serta sesuai dengan standar pendidikan yang telah ditetapkan.


Pembukaan dan Sambutan
Acara Review Kurikulum Satuan Pendidikan Tahun Pelajaran 2024/2025 di SMA Negeri 1 Bojonegoro dibuka secara resmi oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Kabupaten Bojonegoro - Tuban, beliau bapak Hidayat Rahman, S.Pd, M.M. Dalam sambutannya, bapak Hidayat Rahman, S.Pd, M.M menekankan pentingnya kegiatan review kurikulum satuan pendidikan sebagai langkah strategis untuk memperbarui dan meningkatkan kualitas pembelajaran di SMA Negeri 1 Bojonegoro.

"Kurikulum adalah inti dari proses pendidikan. Dengan melakukan review secara berkala, sekolah dapat memastikan bahwa materi yang diajarkan relevan dengan perkembangan teknologi, kebutuhan pasar kerja, dan tuntutan global. Kegiatan review kurikulum satuan pendidikan melibatkan berbagai pihak, termasuk guru, kepala sekolah, pengawas sekolah, serta perwakilan dari orang tua siswa." ujarnya 

"IQ (Intelligence Quotient), EQ (Emotional Quotient), dan SQ (Spiritual Quotient) adalah tiga dimensi penting yang berkontribusi terhadap perkembangan individu secara holistik. Masing-masing memiliki peran yang berbeda namun saling melengkapi dalam membentuk seseorang menjadi pribadi yang utuh dan berdaya saing" ujar beliau dalam sambutannya. 


"Identifikasi kelemahan dan kekuatan pada rapor pendidikan SMAN 1 Bojonegoro: sekolah harus melaksanakan evaluasi diri bisa mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan serta mampu benahi kelemahan yang ada pada rapor pendidikan SMAN 1 Bojonegoro sebegai dasar untuk membuat perencanaan program sekolah ke depannya (1 tahun RKT/RKAS dan 4 tahun RKJM). Analisis ini mencakup aspek Standar Nasional Pendidikan (SNP) terdiri dari 8 (delapan) standar, yaitu: (i) Standar Kompetensi Lulusan; (ii) Standar Isi; (iii) Standar Proses; (iv) Standar Penilaian Pendidikan; (v) Standar Tenaga Kependidikan; (vi) Standar Sarana dan Prasarana; (vii) Standar Pengelolaan; dan (viii) Standar Pembiayaan" ujar beliau bapak Sumarmin, M.Pd selaku Kepala SMA Negeri 1 Bojonegoro dalam sambutannya.


Penutup dan Harapan
Kegiatan review kurikulum satuan pendidikan yang diselenggarakan SMA Negeri 1 Bojonegoro diharapkan dapat terus menghasilkan perubahan positif dalam sistem pendidikan di SMA Negeri 1 Bojonegoro. Pengawas Pembina SMA Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Kabupaten Bojonegoro , Bapak Dr Agus Huda, menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat rutin dilakukan setiap tahun untuk menjaga relevansi dan kualitas kurikulum di SMA Negeri 1 Bojonegoro.

"Kami berharap, hasil dari review ini dapat segera diimplementasikan dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan di SMA Negeri 1 Bojonegoro. Dengan adanya review kurikulum satuan pendidikan ini, diharapkan sistem pendidikan di SMA Negeri 1 Bojonegoro dapat terus berkembang dan mampu membentuk insan yang berakhlak mulia, unggul dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, berdaya saing global serta berbudaya lingkungan sesuai visi dan misi SMA Negeri 1 Bojonegoro", ujar beliau 

Yel-Yel Semangat
Review Kurikulum Satuan Pendidikan
SMA Negeri 1 Bojonegoro
Tahun Ajaran 2024/2025

Peringatan Ke-116 Hari Kebangkitan Nasional "Kebangkitan Kedua Menuju Indonesia Emas"

Upacara Bendera Dalam Rangka Memperingati Hari Kebangkitan Nasional ke-116
"Kebangkitan Kedua Menuju Indonesia Emas"
SMA Negeri 1 Bojonegoro

SAMBUTAN
MENTERI KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA RI
DALAM PERINGATAN KE-116 HARI KEBANGKITAN NASIONAL
“KEBANGKITAN KEDUA MENUJU INDONESIA EMAS”
20 MEI 2024

Assalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh,
Syalom,
Om Swastiastu,
Namo Buddhaya,
Salam Kebajikan,
Salam sejahtera bagi kita sekalian.

Saudara-Saudari Sebangsa dan Setanah Air,

Hari-hari ini kita dihadapkan pada suatu realitas yang terpampang terang yakni, kemajuan teknologi yang melesat cepat. Kita sudah memilih bukan hanya ikut-serta, tetapi lebih daripada itu, menjadi pemain penting agar dapat menggapai dunia. Hari-hari ini hingga dua dekade ke depan merupakan momen krusial yang akan sangat menentukan langkah kita dalam mewujudkan itu semua.

Refleksi atas pilihan tersebut bisa kita rujuk dengan “berkunjung kembali” kepada gagasan awal menjadikan dan membentuk Indonesia. Bagaimana sejarah telah membentuk kebangsaan kita. Sejarah diperlukan bukan karena sensasi politiknya. Juga bukan sebagai sumber keteladanan nilai semata-mata. Tetapi pada percakapan terus menerus tentang kemajuan, kemanusiaan dan kesejahteraan. Keteladanan tidak harus diikatkan pada masa lalu. Namun dapat dikaitkan dengan masa depan, yaitu pada ide-ide yang membuka ruang imajinasi peradaban. 

Lebih dari seabad lalu, tepatnya pada 20 Mei 1908, lahir organisasi Boedi Oetomo, yang di masa itu telah menumbuhkan bibit bagi cita-cita mewujudkan kemerdekaan Indonesia. Hari berdirinya Boedi Otomo inilah yang kelak menjadi simbol dari Hari Kebangkitan Nasional yang kita rayakan hari ini.

Organisasi Boedi Oetomo bermula dari sejumlah dokter dan calon dokter di Batavia yang berkumpul mendirikan suatu organisasi modern. Banyak orang menaruh harapan pada organisasi ini dan menganggapnya sebagai motor penggerak gerakan kemerdekaan di tanah Hindia Belanda. Bahkan Van Deventer, seorang tokoh Politik Etis Belanda, menyatakan: “Sesuatu yang ajaib sedang terjadi, Insulinde molek yang sedang tidur, sudah terbangun”.

Boedi Oetomo menjadi awal mula tempat orang belajar dan berdebat tentang banyak hal, seperti pentingnya pendidikan barat bagi rakyat Hindia Belanda serta penyebaran pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang priayi atau bukan. Dari sana timbul pula pemikiran tentang pentingnya memperluas keanggotaan yang mencakup seluruh rakyat Hindia Belanda.

Saudara-Saudari Sebangsa dan Setanah Air,

Apa yang telah dirintis Boedi Otomo dilanjutkan oleh banyak organisasi lain yang muncul belakangan. Nasionalisme Jawa khas Boedi Oetomo diperluas menjadi nasionalisme yang mencakup keseluruhan orang-orang di Hindia Belanda. Pendidikan yang hanya ditujukan pada priayi Jawa diperluas menjadi pendidikan untuk seluruh rakyat Bumiputera. Perjuangan memajukan kebudayaan Jawa diperluas menjadi perjuangan politik mengusir penjajahan Belanda.

Perluasan dari cita-cita yang telah ditumbuhkan oleh Boedi Oetomo mencapai titik puncaknya pada proklamasi kemerdekaan. Sebelum Boedi Oetomo, adalah Kartini, perempuan dari kota kecil Jepara, yang mengawali lahirnya gagasan kemerdekaan, kebebasan, kesetaraan, keadilan, persaudaraan dan kemajuan, melalui tulisan-tulisannya yang tersiar ke penjuru dunia. Dialah yang menggodok aspirasi-aspirasi kemajuan di Indonesia untuk pertama kali muncul sejak lebih dari seabad lalu. Di tangannya kemajuan itu dirumuskan, diperinci, dan diperjuangkan, untuk kemudian menjadi milik seluruh bangsa Indonesia. Ia sadar betul bahwa dalam zaman baru yang modern, peralatan paling mumpuni adalah pendidikan. Pendidikan adalah wahana untuk membebaskan manusia, sekaligus membebaskan bangsa dari belenggu penjajahan. Bagi Kartini, pendidikan merupakan jalan yang dapat menguak horizon dan peradaban baru bagi kaum Bumiputera.

Kartini merupakan pembaharu dalam menggagas sebuah imajinasi mengenai sebuah tatanan masyarakat yang merdeka, dan sebuah cita-cita ideal baru tentang bangsa yang lebih besar dibandingkan asal-usul sosialnya sendiri. Apa yang digagas Kartini telah jauh melampaui kisah hidupnya sendiri. Ia telah memberikan inspirasi penting bagi sumbu-sumbu kecil, yakni para kaum muda “embrio bangsa”, yang perlahan menjadi nyala berkobar yang kemudian kita kenal sebagai pergerakan kebangkitan nasional.

Embrio Indonesia lahir dari kemajuan modern dan pencerahan, dari kaum muda berpendidikan yang tidak kehilangan identitas ke-Indonesiaannya. Embrio Indonesia lahir dari keragaman pikiran para “kaum muda” sebagai “embrio bangsa”. Di tangan kaum muda terdidik inilah cita-cita kemerdekaan dan kebebasan dirumuskan dan diperjuangkan. Alam kemerdekaan hanya bisa dicapai jika manusia setara dan bebas. Manusia yang bebas dan setara hanya dimungkinkan jika manusia tersebut terpelajar dan berpendidikan. Dari merekalah semangat kebangkitan nasional lahir. Kebangkitan nasional adalah penanda lahirnya zaman baru. Pencetus cara berpikir baru.

Semangat kebangkitan nasional merumuskan kemerdekaan sebagai wahana memperjuangkan kedaulatan dan kemuliaan manusia. Apa yang digagas Boedi Oetomo, Kartini dan para embrio bangsa, kemudian dirumuskan Bung Karno sebagai “jembatan emas”. Kemerdekaan dibayangkan Bung Karno sebagai sebuah “jembatan emas” yang akan membawa bangsa Indonesia menikmati kehidupan sejahtera lahir dan batin di atas tanah sendiri. Bung Karno juga menekankan bahwa di ujung “jembatan emas” akan selalu ada kemungkinan yang dapat membawa Indonesia menuju kebaikan ataupun sebaliknya, yang dalam bahasa Bung Karno “bahagia bersama atau menangis bersama”. Di sinilah Bung Karno mengingatkan kita pentingnya “momen” agar kita mengambil keputusan yang tepat dan cermat untuk membawa kita pada jalan yang mengarah kepada kebaikan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Saudara – Saudari Sebangsa dan Setanah Air,

Hari ini, kita berada pada fase kebangkitan kedua, melanjutkan semangat kebangkitan pertama yang telah dipancangkan para pendiri bangsa. Berbeda dengan perjuangan yang telah dirintis lebih dari seabad yang lalu, kini kita menghadapi beragam tantangan dan peluang baru. Kemajuan teknologi menjadi penanda zaman baru. 

Kemajuan teknologi telah menghampiri kehidupan kita sehari-hari dan menjadi bagian dari peradaban kita hari ini. Inovasi-inovasi teknologi telah mendorong perubahan kehidupan manusia secara revolusioner. Banyak kesulitan yang berhasil disolusikan oleh teknologi. Adagium di zaman ini jelas, dia yang menguasai teknologi, dia pula yang akan menguasai peradaban. Di titik ini, gambarannya makin jelas, penguasaan atas teknologi merupakan keniscayaan bagi kita untuk menyongsong “Indonesia Emas”.

Inovasi teknologi digital bertumbuh setiap hari. Kecepatannya bak lompatan kuantum. Dalam dua dekade terakhir, perubahannya demikian pesat. Teknologi digital, misalnya, telah melesat jauh melampaui bayangan banyak orang. Setidaknya, tak terbayangkan dalam tiga dekade yang lalu, bahwa hari ini akan seperti ini. Teknologi digital telah menebas banyak keterbatasan manusia. Dunia seakan mengerdil. Semua seperti mendekat, terpampang di depan mata. Jarak bagai tak lagi relevan. Kehadiran visual menyempurnakan kehadiran suara.

Sementara itu, di hadapan kita telah terbentang potensi kekuatan yang siap merambah dunia. Bonus demografi menunjukkan bagaimana 60% penduduk Indonesia dalam dua dekade ini menjadi tenaga usia produktif yang siap mengembangkan inovasi-inovasi baru, bagi kemajuan teknologi dan pertumbuhan ekonomi. Sebagaimana telah berkali-kali dinyatakan oleh Presiden Joko Widodo, peluang kita menjadi negara maju ada dalam 10 hingga 15 tahun ke depan dengan memaksimalkan bonus demografi. Presiden juga menekankan bagaimana di dalam sejarah peradaban negara-negara dan bangsa-bangsa, kesempatan itu hanya datang satu kali, oleh karenanya kita sama sekali tidak boleh keliru dalam memilih langkah.

Saudara – Saudari Sebangsa dan Setanah Air,

Bonus demografi yang dimiliki Indonesia haruslah dikelola dengan kebijaksanaan. Salah satu yang berpeluang menjadi penopangnya adalah adopsi teknologi digital. Tingkat penetrasi internet di Indonesia telah mencapai 79.5% dari total populasi. Ini diperkuat dengan potensi ekonomi digital ASEAN yang diperkirakan meroket hingga 1 triliun USD pada Tahun 2030. 

Dalam aspek bisnis, sosial, dan ekonomi, transformasi digital dapat menciptakan lapangan kerja baru dan mendukung pertumbuhan ekonomi, serta meningkatkan produktivitas dan profitabilitas bisnis. Sementara itu, dalam aspek sosial dan lingkungan, transformasi digital mampu meningkatkan akses terhadap berbagai teknologi untuk mitigasi dan adaptasi perubahan iklim. Potensi-potensi ini tentu mendukung percepatan transformasi digital, sekaligus membuka peluang bagi Indonesia untuk keluar dari middle-income trap. Perekonomian Indonesia harus tumbuh di kisaran 6 hingga 7% untuk dapat mencapai target negara berpendapatan tinggi atau negara maju pada tahun 2045.

Dengan pencanangan percepatan transformasi digital nasional oleh Bapak Presiden Joko Widodo yang dipacu beberapa tahun terakhir ini, tantangan demi tantangan dapat kita hadapi bersama. Kerja bersama dari seluruh komponen bangsa telah menggerakkan roda transformasi dengan pasti. Hasil demi hasil bisa mulai dinikmati, mulai dari kalangan perkotaan sampai dengan pedesaan, di seluruh penjuru tanah air.

Kebangkitan kedua merupakan momen terpenting bagi kita hari ini. Kita harus menatap masa depan dengan penuh optimisme, kepercayaan diri, dan keyakinan. Kemajuan telah terpampang di depan mata. Momen ini mesti kita tangkap agar kita langgeng menuju mimpi sebagai bangsa. Tidak mungkin lagi bagi kita untuk berjalan lamban, karena kita berkejaran dengan waktu. Di titik inilah, seluruh potensi sumber daya alam kita, bonus demografi kita, potensi transformasi digital kita, menjadi modal dasar menuju “Indonesia Emas 2045”.

Mari kita rayakan kebangkitan nasional kedua menuju Indonesia Emas!
Wassalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh,
Syalom, Om santi, santi, santi om, Namo Budhaya.

Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia,

Budi Arie Setiadi

Selamat Kepada Siswa SMAN 1 Bojonegoro Atas Raihan Prestasi Terbaiknya di Ajang Kompetisi Tingkat Kabupaten Provinsi dan Nasional


Selamat kepada siswa/siswi SMAN 1 Bojonegoro atas prestasi yang baru diraihnya diantaranya,

1. Nama: Namira Mahadewi Mevicha Audya Kelas: XI-8
Prestasi: Juara 1 FLS2N Tingkat Kab. Bojonegoro cabang Tari kreasi
Tingkat: Kabupaten Bojonegoro
Penyelenggara: FLS2N Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Bojonegoro

2. Nama: Dimas Arya Firmansyah Kelas: X-2
Prestasi: Juara 2 Vocal Solo Putra Tingkat: Kabupaten Bojonegoro
Penyelenggara: FLS2N Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Bojonegoro

3. Nama: Sabriena Alodia Calluela Kelas: X-9
Prestasi: Juara Harapan 2 FLS2N Tingkat Kab. Bojonegoro cabang Cipta Lagu
Penyelenggara: FLS2N Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Bojonegoro

4. Nama: 
- Ayudya Vida Puspa Wardhani (XI-8)
- Syifa Syauqi (XI-6)
- Muhammad Ferdy Rahman (XI-3)
Prestasi: Juara 1 Lomba FLS2N Cabang Film Pendek Tingkat: Kabupaten/Kota
Penyelenggara: FLS2N Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Bojonegoro

5. Nama: Azahra Nurdina Riztantri Kelas: XI-1
Prestasi: Harapan 3 Cipta Puisi FLS2N Tingkat: Kabupaten Bojonegoro 
Penyelenggara: FLS2N Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Bojonegoro

6. Nama: Moch. Mukhlis 'Ainurrofiq Kelas: XI-3
Prestasi: Harapan 2 Jurnalistik FLS2N Tingkat: Kabupaten Bojonegoro 
Penyelenggara: FLS2N Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Bojonegoro

7. Nama: Syahla Zahrotusita Kelas: X-9
Prestasi: Juara Harapan 1 Menyanyi Solo Putri Tingkat: Kabupaten Bojonegoro 
Penyelenggara: FLS2N Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Bojonegoro

8. Nama: Rauufa Nafis Putra Chonie Kelas: X-9
Prestasi: Juara 3 gitar solo Tingkat: Kabupaten Bojonegoro
Penyelenggara: FLS2N Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Bojonegoro

9. Nama: Aqila Putri Manggali Kelas: X-5
Prestasi: Juara 2 Poster FLS2N Kabupaten Bojonegoro
Penyelenggara: FLS2N Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Bojonegoro

10. Nama: Annisa Nursanty Kelas: XI - 8
Prestasi: Juara 2 Monolog Tingkat: Kabupaten  
Penyelenggara: Pusat Prestasi Nasional

11. Nama: 
- Satrio Turas Naufal Y
- Dimas praditya jati 
Kelas: X-4 & XI-6
Prestasi: Top 20 Trail Runners Selecta Tingkat: Provinsi
Penyelenggara: Batu Runners Kota malang

12. Nama: Aurel Nasywa Asy-Syifa' Kelas: X-3
Nama Olimpiade :
"SIGMA SCIENCE OLYMPIAD 2.0"
Prestasi: 
- Peraih Medali Emas Tingkat Nasional Olimpiade Bahasa Inggris kategori SMA 
- Peraih Medali Perunggu Tingkat Nasional Olimpiade Kedokteran
Tingkat: Nasional

13. Nama : Berelian Felicia Purnomo Kelas :XI-2
Prestasi : Harapan 2 Kriya Kabupaten Bojonegoro

Pengumuman Kelulusan Sekolah Siswa Kelas XII Tahun Pelajaran 2023/2024

 

Rapat Pleno Dewan Guru SMA Negeri 1 Bojonegoro Kelulusan Sekolah Siswa Kelas XII 
Tahun Pelajaran 2023/2024

Berdasarkan hasil keputusan rapat pleno dewan guru SMA Negeri 1 Bojonegoro tanggal 6 Mei 2024, dan mengacu pada kriteria kelulusan siswa SMA Negeri 1 Bojonegoro Tahun Pelajaran 2023/2024. 

Berikut Daftar Kelulusan Siswa Sekolah Penyelenggara SMA Negeri 1 Bojonegoro Kurikulum 2013 Tahun Pelajaran 2023/2024:

Dharma Wanita Persatuan (DWP) SMAN 1 Bojonegoro dan Pramuka Ambalan Ganapati Saraswati Gudep 01.123-01.124 Gelar Kegiatan Safari Ramadhan

Dharma Wanita Persatuan (DWP) SMAN 1 Bojonegoro berbagi dengan memberikan sembako dan santunan kepada warga kurang mampu bertempat tinggal di lingkungan RT.01 Desa Kauman Bojonegoro

"Ramadhan Penuh Berkah, Tingkatkan Kepedulian Sosial Berbagi Untuk Sesama". Dharma Wanita Persatuan (DWP) SMAN 1 Bojonegoro dan Pramuka SMAN 1 Bojonegoro Ambalan Ganapati Saraswati Gudep 01.123-01.124 melaksanakan kegiatan Safari Ramadhan. Momen Bulan Ramadhan bulan penuh berkah dimaknai oleh Dharma Wanita Persatuan (DWP) SMAN 1 Bojonegoro dan Pramuka SMAN 1 Bojonegoro Ambalan Ganapati Saraswati Gudep 01.123-01.124 dengan menggelar kegiatan Safari Ramadhan berupa pemberian santunan kepada anak-anak yatim dan warga sekolah yang kurang mampu di lingkungan sekitar sekolah.

Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) SMAN 1 Bojonegoro Ibu Sri Astuti bersama jajaran pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) SMAN 1 Bojonegoro menyampaikan bahwa kegiatan Safari Ramadhan ini merupakan kegiatan rutin tahunan yang dilaksanakan setiap di bulan Ramadhan dalam rangka mengisi kegiatan positif berupa kegiatan bakti sosial menyantuni anak yatim dan fakir miskin perlu diajarkan kepada seluruh warga sekolah, agar mereka lebih mengerti dan menanamkan kepedulian antar sesama. 

Hal senada disampaikan oleh Pembina Pramuka SMAN 1 Bojonegoro Ambalan Ganapati Saraswati Gudep 01.123-01.124 beliau Ibu Sriyati yang biasa dipanggil Kak Sriyati menyampaikan bahwa kegiatan Safari Ramadhan ini merupakan kegiatan rutin tahunan yang dilaksanakan setiap di bulan Ramadhan dalam rangka mengisi kegiatan positif berupa kegiatan bakti sosial menyantuni anak yatim dan fakir miskin perlu diajarkan kepada seluruh warga sekolah, agar mereka lebih mengerti dan menanamkan kepedulian antar sesama. 

"Dengan momentum bulan Ramadhan ini semoga dapat menumbuhkan solidaritas tehadap sesama terkait pentingnya menyantuni anak yatim dan fakir miskin dengan adanya acara Safari Ramadhan ini berharap timbulnya kepedulian dan semangat beramal sholeh dan berlomba-lomba dalam kebaikan. Selain itu kegiatan ini bertujuan selain memberikan manfaat kepada masyarakat sekitar juga meningkatkan solidaritas antara anggota Dharma Wanita Persatuan. Dengan mengadakan Dharma Wanita Safari Ramadhan, diharapkan anggota Dharma Wanita Persatuan dapat memperkuat ikatan serta kebersamaan dalam menjalankan peran sebagai ibu, istri, dan kader pembangunan nasional. " ujar beliau Ibu Sri Astuti selaku Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) SMAN 1 Bojonegoro

Dharma Wanita Persatuan (DWP) SMAN 1 Bojonegoro berbagi dengan memberikan sembako dan santunan kepada siswa kurang mampu atas nama Aliya bertempat tinggal di lingkungan RT.01 Desa Kauman Bojonegoro

Dharma Wanita Persatuan (DWP) SMAN 1 Bojonegoro berbagi dengan memberikan sembako dan santunan kepada warga lansia kurang mampu bertempat tinggal di lingkungan RT.01 Desa Kauman Bojonegoro

Dharma Wanita Persatuan (DWP) SMAN 1 Bojonegoro berbagi dengan memberikan sembako dan santunan kepada siswa kurang mampu atas nama M Gilang Wicaksono bertempat tinggal di lingkungan RT.01 Desa Kauman Bojonegoro

Pramuka SMAN 1 Bojonegoro Ambalan Ganapati Saraswati Gudep 01.123-01.124 melaksanakan Bakti Sosial dengan memberikan santunan kepada anak yatim/piatu di TPQ Tarbiyatul Ulum Dander

Pramuka SMAN 1 Bojonegoro Ambalan Ganapati Saraswati Gudep 01.123-01.124 melaksanakan Bakti Sosial dengan memberikan santunan kepada anak yatim/piatu di TPQ Tarbiyatul Ulum Dander

Gelar Karya Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5)

Gelar Karya Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) 
Dibuka Langsung Oleh Kepala SMAN 1 Bojonegoro
Bapak Sumarmin, M.Pd

Berdasar pada dimensi dan elemen profil pelajar Pancasila dan mengangkat tema 'Gaya Hidup Berkelanjutan', proyek dengan topik Eco Ramadhan, jejak ini diharapkan dapat membuat para peserta didik lebih sadar dengan penyebab perubahan iklim dan cara mengurangi penyebabnya, serta menerapkan gaya hidup berkelanjutan.

Tujuan proyek ini adalah untuk membuka pola pikir (mindset) peserta didik terkait perilaku bijak dalam konsumsi. Selain itu memberikan pengalaman langsung dalam mengolah limbah makanan yang dihasilkan dari aktivitas manusia.

Sikap peserta didik yang ditumbuhkan pada proyek ini sesuai dengan dimensi pada Profil Pelajar Pancasila secara spesifik adalah akhlak kepada alam, bernalar kritis dan mandiri kepada peserta didik. 





Kunjungan Kerja DR. ARIES AGUNG PAEWAI S.STP., M.M Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur beserta jajarannya di SMAN 1 Bojonegoro


Kunjungan Kerja DR. ARIES AGUNG PAEWAI S.STP., M.M Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur beserta jajarannya di SMAN 1 Bojonegoro 

Hadir dalam kunjungan kerja :
1. Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Bojonegoro - Tuban beserta jajarannya - Hidayat Rahman, S. Pd MM
2. Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kabupaten Bojonegoro beserta jajarannya - Dra. Nurul Azizah, MM
3. Badan Koordinasi Wilayah Pemerintahan dan Pembangunan Jawa Timur II ( BAKORWIL II ) Bojonegoro






Selamat Kepada Siswa SMAN 1 Bojonegoro Atas Raihan Prestasi Terbaiknya di Ajang Kompetisi Tingkat Kabupaten Provinsi dan Nasional

Shafira Mazaya Putri Juanda siswa kelas: XI-1 meraih prestasi peringkat Bronze pada Olimpiade Sains Airlangga (OSA) di Bidang Sains dan Teknologi Tingkat: Nasional Penyelenggara: Universitas Airlangga

Tim Jemparing Ganeca:
1. Mevicha Audya (siswa kelas 11-8)
2. ⁠Rosyita Dzikrina (siswa kelas 11-4)
3. ⁠Namira mahadewi (siswa kelas 11-8)
4. ⁠Anita Risma (siswa kelas 10-3)
5. ⁠Della Oktavia (siswa kelas 10-6)

Prestasi: Lomba Tari Kreasi Tradisional Jawa Timur Se-Jombang Open Tingkat: Karesidenan Penyelenggara: UKM Seni Tari NATAKINARYA Universitas Pesantren Darul Ulum Jombang.

Selamat Kepada Siswa SMAN 1 Bojonegoro Atas Raihan Prestasi Terbaiknya di Ajang Kompetisi Tingkat Kabupaten Provinsi dan Nasional

 Tim Dance:
  • Aizahwa Rahmadani Armiyana (XI-7) 
  • Aliyya Azzahra Hakim (X-4) 
  • Aqiilah Shifwah (X-5) 
  • Desinta Rizki Azizah (X-7) 
  • Nur Fitri Melia Agustin (X-8) 
  • Ratu Balqis Dewi Syazwina (X-8) 

Prestasi: Juara 3 dance competition 
Tingkat: se-karesidenan Bojonegoro
Penyelenggara: SMA NEGERI 1 TUBAN

Nama: Dimas Arya Firmansyah Kelas: X-2 Prestasi: Juara 2 English Speech Contest Alfatimah Competition Tingkat: Kabupaten Penyelenggara: Ponpes Modern Al-Fatimah

Nama: Aurel Nasywa Asy-Syifa' Kelas: X-3 
Prestasi: 
  • Juara 1 Olimpiade Bahasa Inggris kategori SMA
  • Juara 1 Olimpiade Matematika kategori SMA
Tingkat: Kabupaten
Penyelenggara: RF Production

Nama: Annisa Nursanty Kelas: XI - 8 Prestasi: Juara Harapan 2 Speech Contest Al-Fatimah Competition Tingkat: Kabupaten Penyelenggara: Al-Fatimah

Nama: Nadia Beta Agustina Kelas: X-1 Prestasi: Peringkat 7 Olimpiade Biologi Al-Fatimah Competition Tingkat: Kabupaten/Kota Penyelenggara: Pondok Pesantren  Al-fatimah dan IAI Al-Fatimah Bojonegoro

 
Copyright © 2024 SMA Negeri 1 Bojonegoro. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger