Kunjungan Alumni SMAN Bojonegoro 1966

Kunjungan Kampus Univ Diponegoro

Perizinan Lahan Baperwil

Kunjungan Jaksa Agung RI

Kunjungan Bank Dunia

Kunjungan Univ Pertahanan Indonesia

Kunjungan Universitas Negeri Jember

Kunjungan Dinas Lingkungan Hidup Sampang Madura

Kunjungan Kapolres Bojonegoro

Kunjungan Kasat Lantas Polres Bojonegoro

Kunjungan Sat Reskoba Polres Bojonegoro

Kunjungan Kasat Binmas Polres Bojonegoro

Jumat Qalbu Kasat Binmas Polres Bojonegoro

Workshop e-Rapor SMA Negeri 1 Bojonegoro Tahun Pelajaran 2019/2020


Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah menerbitkan kebijakan penilaian pendidikan dalam bentuk Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Permendikbud RI) Nomor 53 Tahun 2015 tentang Penilaian Hasil Belajar oleh Pendidik dan Satuan Pendidikan pada Pendidikan Dasar dan Menengah, Permendikbud RI Nomor 23 Tahun 2016 tentang Standar Penilaian Pendidikan, dan Permendikbud RI Nomor 3 Tahun 2017 tentang Penilaian Hasil Belajar oleh Pemerintah dan Penilaian Hasil Belajar oleh Satuan Pendidikan.

Ketiga Permendikbud tersebut mengamanatkan bahwa Penilaian oleh Pendidik dilakukan melalui tahap perencanaan, penilaian, dan laporan hasil penilaian. Mengacu pada peraturan tersebut, SMA Negeri 1 Bojonegoro melaksanakan  penilaian  otentik dalam  pembelajaran  serta  data  penilaian melalui aplikasi penilaian berbasis web untuk Kurikulum 2013 dalam bentuk e-Rapor yang terintegrasi dengan Dapodik yang  disusun  oleh  Subdit  Kurikulum  Direktorat Pembinaan SMA Kementerian Pendidikan dan Budaya Republik Indonesia.

Sebanyak 48 tenaga pendidik SMA Negeri 1 Bojonegoro hari ini mengikuti workshop e-Rapor tahun pelajaran 2019/2020 secara online di ruang laboratorum komputer SMA Negeri 1 Bojonegoro, Kamis, (12/12/2019). Acara workshop dibuka secara langsung oleh Kepala SMA Negeri 1 Bojonegoro, beliau Ibu Dra. Sri Setyowati,M.Pd. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa kegiatan workshop e-raport ini merupakan program rutin tahunan yang dilaksankan setiap akhir semester. Tujuan diselenggarakan workshop e-rapor guna membantu tenaga pendidik dalam merencanakan dan melaksanakan penilaian, mengolah dan memanfaatkan hasil penilaian, serta membuat laporan pencapaian kompetensi peserta didik. Selain itu juga dalam rangka peningkatan mutu dan layanan pendidikan di sekolah, khususnya di bidang pengelolaan penilaian dengan implementasi Aplikasi E-Rapor yang terintegrasi dengan Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

Acara workshop dibuka secara langsung oleh Kepala SMA Negeri 1 Bojonegoro, 
beliau Ibu Dra. Sri Setyowati,M.Pd

Narasumber workshop e-rapor bapak Zaenal Ikhsan, S.Kom

Peserta Workshop e-Rapor SMA Negeri 1 Bojonegoro Tahun pelajaran 2019/2020

Pramuka Gugus Depan Ganapati Saraswati SMAN 1 Bojonegoro Raih Juara 1 Lomba Gugus Depan Unggulan Kabupaten Bojonegoro


Selamat atas prestasi yang diraih untuk kakak² Pembina Pramuka dan seluruh Dewan Ambalan Pramuka Ganapati - Saraswati SMAN 1 Bojonegoro Kejuaraan Lomba Gugus Depan Unggulan Pangkalan SD /MI SMP / MTs / SMA  / MA / SMK Gerakan Pramuka Kabupaten Bojonegoro Tahun 2019

[Berdasarkan Keputusan Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga No. 51 Tahun 2019]




Kegiatan Penilaian Akhir Semester Gasal Berbasis Komputer Tahun Pelajaran 2019/2020


SMA Negeri 1 Bojonegoro hari ini menyelenggarakan kegiatan Penilaian Akhir Semester berbasis Computer Based Test (CBT) yang pelaksanaanya akan berlangsung selama 8 hari kedepan dan sudah dimulai sejak hari senin kemarin tanggal 2 s.d. 11 Desember 2019 dengan pelaksanaan 1 sesi dilaksanakan secara serentak. 

Penilaian akhir semester adalah kegiatan pengukuran dan penilaian kompetensi peserta didik untuk mengukur pencapaian hasil belajar peserta didik selama kurang lebih satu semester yang dilaksanakan di akhir semester. 

Computer Based Test (CBT) atau ujian berbasis komputer adalah ujian yang diselenggarakan dengan menggunakan komputer. Dengan Computer Based Test sekolah dapat melakukan dengan cara yang lebih modern, mudah, aman, tepat waktu, cepat, dan jauh lebih hemat dibandingkan ujian yang diselenggarakan dengan cara yang konvensional.

Karakteristik dari tes ini sama dengan tes konvensional yaitu menggunakan satu perangakat tes untuk beberapa peserta dengan panjang tes yang sama. Perbedaannya terletak pada teknik penyampaian butir soal yang tidak lagi meggunakan kertas. baik untuk naskah soal maupun lembar jawaban. Sistem skoring atau koreksi langsung dilakukan oleh komputer. Sehingga Guru Mata Pelajaran dapat melihat hasil Penilaian Akhir Semester secara langsung setelah Penilaian Akhir Semester  dilaksanakan  dengan adanya CBT (Computer Based Test) ini. Tugas guru diharapkan lebih ringan, tidak perlu lagi mengoreksi hasil penilaian peserta didik.

Adapun teknis pelaksanaan Penilaian Akhir Semester berbasis Computer Based Test (CBT) ini yakni peserta didik membawa laptop/notebook untuk mengakses dan mengerjakan soalnya. Sedangkan peserta didik yang tidak membawa atau tidak memiliki laptop/notebook, sekolah memfasilitasi dengan komputer yang ada di ruang laboratorium komputer. 

Banyak kelebihan dan manfaat dalam pelaksanaan Penilaian Akhir Semester berbasis Computer Based Test (CBT) ini, diantaranya :

1. Ujian dapat berlangsung dimana saja selama ada perangkat yang terkoneksi ke server Ujian.

2. Soal diacak otomatis oleh sistem sehingga tiap peserta tidak ada yang sama soal ujiannya, sehingga mengurangi kesempatan peserta ujian untuk melakukan kecurangan

3. Hasil Ujian dapat langsung diketahui setelah selesai ujian

4. Guru dapat menghemat waktu karena tidak perlu mengoreksi dan memberi nilai lagi pada ujian

5. Bisa menghemat pengeluaran untuk biaya kertas karena tidak perlu mencetak soal ujian dan lembar jawaban komputer (LJK)

6.  Peserta ujian tidak perlu membawa alat tulis, rautan, dan papan alas

7. Memiliki timer setiap soalnya dan tepat waktu

8. Lebih aman, tak perlu repot memisahkan lembar jawaban dari lembar soal ataupun khawatir kertas lembar jawabannya rusak

9. Tidak perlu mengulang ujian jika ada masalah listrik, cukup login kembali dan soal akan melanjut ke kondisi terakhir jika komputer bermasalah

Tujuan dilaksanakan penilaian akhir semester diharapkan dapat memberikan umpan balik mengenai kemajuan belajar peserta didik dalam kaitannya dengan kompetensi-kompetensinya selama proses belajar-mengajar, dan memberikan informasi kepada para guru dan orang tua mengenai capaian kompetensi peserta didik.

Kegiatan penilaian akhir semester berbasis Computer Based Test (CBT) yang diikuti oleh 845 peserta ujian dari peserta didik kelas 10, 11 dan 12 hari ini berjalan dengan tertib dan lancar

Briefing Kepala SMA Negeri 1 Bojonegoro Pemberian Arahan dan Teknis Kepengawasan Penilaian Akhir Semester (PAS)

Pelaksanaan Penilaian Akhir Semester Berbasis Komputer di Dalam Kelas

Pelaksanaan Penilaian Akhir Semester Berbasis Komputer di Laboratorium Komputer

Pelaksanaan Penilaian Akhir Semester Berbasis Komputer di Laboratorium Komputer

Tim Cinematografi Raih Juara 2 Lomba Videografi GRISEF di UISI


Selamat atas prestasi yang diraih untuk tim Cinematografi SMAN 1 Bojonegoro untuk ananda Dynara Syavina (Kelas 11-3), Anisa Putri Khairina (Kelas 11-5), M Iqyan Noval Barik (10-3) dan pembinanya bapak Zaenal Ikhsan, S.Kom meraih juara 2 dalam ajang lomba videografi GRISEF di Universitas Internasional Semen Gresik (UISI) 



Peringatan Hari Guru Nasional Tahun 2019


Hari ini, senin 25 November 2019, merupakan peringatan Hari Guru Nasional bersama hari ulang tahun Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). Hari Guru Nasional bukan hari libur resmi, dan dirayakan dalam bentuk upacara peringatan di sekolah-sekolah dan pemberian tanda jasa bagi guru, kepala sekolah, dan pengawas sekolah. Guru di Indonesia dianggap sebagai pahlawan tanpa tanda jasa (Wikipedia)

Peringatan Hari Guru Nasional ini diperingati sebagai salah satu bentuk penghormatan kepada guru, pemerintah melalui Keputusan Presiden Nomor 78 Tahun 1994, menetapkan tanggal 25 November sebagai Hari Guru Nasional (HGN) bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI).

Menyambut Hari Guru Nasional Tahun 2019 siswa / siswi SMA Negeri 1 Bojonegoro bersama OSIS / MPK memberikan surprise untuk seluruh dewan guru dan mengadakan serangkaian kegiatan dalam peringatan Hari Guru Nasional Tahun 2019 di SMA Negeri 1 Bojonegoro. Tahun ini, peringatan Hari Guru Nasional Tahun 2019 di SMA Negeri 1 Bojonegoro mengangkat tema "Dewari Wirasana" yang berarti anak muda yang meneladani sikap pahlawan

Di awali dengan acara kedatangan dewan guru dan berkumpul di halaman SMA Negeri 1 Bojonegoro seluruh dewan guru disambut oleh seluruh siswa / siswi SMA Negeri 1 Bojonegoro yang sejak awal sudah mempersiapkan diri dalam menyambut kedatangan dewan guru serta memberikan ucapan "Selamat Hari Guru" yang meluncur untuk seluruh dewan guru sebagai apresiasi atas dedikasinya mengabdi dengan diiringi alunan lagu hymne guru yang dibawakan oleh paduan suara Ganeca Swara Nada SMA Negeri 1 Bojonegoro. Bacaan puisi yang sangat menyentuh turut mengisi di acara Hari Guru ini dan dibacakan oleh perwakilan dari siswa kelas 12 yang dipersembahkan untuk seluruh dewan guru SMAN 1 Bojonegoro.



Pidato Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nadiem Anwar Makarim Dalam Peringatan Hari Guru Nasional Tahun 2019 turut disampaikan dan dibacakan langsung oleh beliau ibu Dra. Sri Setyowati, M.Pd  (Kepala SMA Negeri 1 Bojonegoro) di tengah halaman SMA Negeri 1 Bojonegoro usai pembacaan puisi Hari Guru.


Dengan pemotongan tumpeng dan pelepasan balon oleh beliau menandai acara peringatan Hari Guru Nasional Tahun 2019 di SMAN 1 Bojonegoro secara resmi dibuka dan dimulai. Selama satu hari  di sekolah kegiatan pembelajaran ditiadakan, diganti dan diisi dengan kegiatan positif dalam rangka peringatan Hari Guru Nasional Tahun 2019. Turut memeriahkan Hari Guru Nasional seni sandur yang ditampilkan oleh siswa / siswi SMA Negeri 1 Bojonegoro yang tergabung dalam teater lorong putih SMA Negeri 1 Bojonegoro. parade puisi, teater tradisional, musik tradisional, musik akustik, drama, donor darah, dan rangkaian kegiatan positif lainnya seperti lomba, dan lain - lain.




Siswa SMA Negeri 1 Bojonegoro Raih Juara 1, 2, dan 3 Statistics Families Competition


Selamat atas prestasi yang diraih untuk ananda Syahrul Rizal (Kelas 12-6) dan Nauval (Kelas 12-5) meraih juara 1, ananda Muamar Izzuddin (Kelas 12-3) dan Siti Nurjanah (Kelas 12-1) meraih juara 2, dan ananda Fadil (Kelas 12-4 dan Bima (Kelas 12-4) meraih juara 3 dalam ajang The Ninth Statistics Families Competition dengan tema "Sharpen Your Ability to be a Great Millenial Statistican" yang diselenggarakan oleh Himastafunipa Himpunan Mahasiswa Statistika Family Univeraitas PGRI Adi Buana Surabaya.

Tim Peneliti KIR SMAN 1 Bojonegoro Raih Juara 1 Lomba NSIE ( National Science Innovation Expo)


Selamat atas prestasi yang diraih untuk ananda M. Taufiqul Huda (Kelas 11-4)  dan Ahmad Jabar Ilmi (Kelas 11-5) siswa SMA Negeri 1 Bojonegoro dan guru pembina Karya Ilmiah Remaja (KIR) SMAN 1 Bojonegoro ibu Dwi Wahyuni, M.Pd telah meraih juara 1 Lomba NSIE ( National Science Innovation Expo) bidang teknologi dan komputasi SMA yang diselenggarakan oleh Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung dan Indonesian Young Scientist Association di Aula Anwar Musaddad, UIN Sunan Gunung Djati, Jalan AH. Nasution, Desa Cipadung, Kecamatan Cibiru, Kota Bandung, Jawa Barat.



Judul Karya :

Biosensor: Pemanfaatan Proses Fotosintesis Tumbuhan Sebagai Sensor Sinar Matahari Berdasarkan Nilai Voltase Batang Tumbuhan Sebagai Penghantar dengan Mikrokontroler Arduino Nano

Abstrak

Penggunaan sensor pada saat ini menjadi kebutuhan penting bagipengembangan teknologi. Salah satu sensor yang memiliki peranan penting adalah sensor cahaya. Sensor cahaya sering digunakan sebgai sensor untuk lampu jalan otomatis yang bergantung dengan penyinaran sinar matahari sehingga memiliki kekur 

angan tidak stabil saat terjadi mendung sesaat. Namun pengembangan sensor cahaya matahari yang memanfaatkan proses fotosintesis tumbuhan belum dikembangkan. Dari masalah tersebut kami mencoba mengembangkan biosensor yang memanfaatkan proses fotosintesis tumbuhan. Dengan memanfaatkan proses fotosintesis tumbuhan saat siang hari yang terjadi proses siklus elektron nonsiklik pada fotofosforilasi nonsiklik pada proses reaksi terang fotosintesis. Sehingga kami melakukan serangkaian percobaan untuk mengembangan biosensor. Biosensor dioperasikan menggunakan mikrokontroler arduino nano sebagai komponen komputer untuk dimanfaatkan sebagai sensor cahaya matahari. Tujuan percobaan adalah untuk mengetahui perbandingan nilai voltase pada siang hari dan malam hari, membandingkan nilai voltase pada tumbuhan monokotil dan dikotil, dan menguji kinerja sensor dengan mikrokontroler arduino nano. Tumbuhan monokotil yang digunakan adalah tumbuhan pisang dan tumbuhan dikotil adalah tumbuhan beringin hias. Hasil yang didapatkan digunakan untuk menentukan batas ukur dimana sensor menunjukan sudah terjadi proses fotosintesis reaksi terang atau belum, atau menunjukan sudah ada proses penyinaran sinar matahari atau belum. Prosedur percobaan dengan menghubungkan dua elektroda pada batang tumbuhan dengan ditusukan pada batang, jarak antar elektroda 1 cm. Elektroda dihubungkan dengan arus listrik searah 8,9 volt dan multimeter. Pengukuran dilakukan selama 15 jam dari pukul 04.30 WIB hingga 19.30 WIB. Hasil percobaan yang diperoleh adalah pada tumbuhan monokotil nilai voltase maksimum terjadi pada siang hari sebesar 8,6 volts dan nilai minimum pada malam hari sebesar 6,6 volts, sedangkan pada tumbuhan dikotil nilai voltase maksimal terjadi pada pagi hari sebesar 8,1 volts dan nilai minimal pada siang hari sebesar 6 volts. Kesimpulan dari percobaan adalah nilai voltase maksimum dan minimum pada tumbuhan monokotil dan dikotil menunjukan nilai yang berbanding terbalik. Sehingga program nilai batas voltase mikrokontroler arduino nano disesuaikan dengan jenis tanaman monokotil dengan nilai voltase 7,9 volt dan dikotil dengan nilai voltase 8 volt pada pagi hari saja. Hasil kinerja biosensor baik dan menunjukan respon stabil terhadap sinar matahari dan dapat dimanfaatkan sebagai sensor cahaya matahari. Sensor dapat diterapkan pada saklar lampu otomatis dan bekerja dengan stabil dan baik. Kata kunci: Biosensor, fotosintesis, monokotil, dikotil, voltase, arduino nan

Workshop Pengelolaan Sistem Kredit Semester di SMA Negeri 1 Bojonegoro Tahun Pelajaran 2019/2020


Sistem Kredit Semester (SKS) merupakan inovasi pendidikan yang mana peserta didik dapat mengoptimalkan potensi. Hal ini dirasa sesuai karena SKS mengakomodasi karakteristik setiap peserta didik meliputi bakat, minat, dan kemampuannya serta menyelesaikan program pendidikan sesuai dengan kecepatan belajar masing - masing.

Bojonegoro - Sabtu, (23/11/2019) siang pukul 12.00 wib SMA Negeri 1 Bojonegoro menyelenggarakan workshop Pengelolaan Sistem Kredit Semester (SKS) Tahun Pelajaran 2019/2020 di ruang TRRC lantai 2 SMA Negeri 1 Bojonegoro. Kegiatan workshop pengelolaan SKS yang pelaksanaannya hanya dilaksanakan 1 (satu) hari ini dihadiri oleh Drs. Agus Huda, M.Pd (Pengawas Pembina SMA Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Kabupaten Bojonegoro), Dra. Sri Setyowati, M.Pd (Kepala SMA Negeri 1 Bojonegoro), beberapa dari sekolah penyelenggara SKS di Kabupaten Bojonegoro diantaranya ada Wakasek Kurikulum SMA Negeri 2 Bojonegoro dan Wakasek Kurikulum SMA Negeri 1 Dander, serta seluruh tenaga pendidik dan kependidikan SMA Negeri 1 Bojonegoro. 



Selaku narasumber pada kegiatan workshop pengelolaan sistem kredit semester (SKS) di SMA Negeri 1 Bojonegoro tahun pelajaran 2019/2020, sekolah mendatangkan langsung Ketua Satgas Pengembang Pembelajaran dan Penilaian Pada Subdirektorat Kurikulum Direktorat Pembinaan SMA beliau adalah bapak H. Mujib, S.Pd, MM.

Kepala SMA Negeri 1 Bojonegoro ibu Dra. Sri Setyowati, M.Pd dalam sambutannya menyampaikan di era zonasi penerapan sistem kredit semester (SKS) di SMA Negeri 1 Bojonegoro merupakan langkah yang sangat tepat. Kebijakan sistem zonasi sekolah yang ditempuh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk menghadirkan pemerataan akses pada layanan pendidikan, dan pemerataan kualitas pendidikan nasional memberi dampak dan perubahan di lingkungan sekolah sangat terasa baik dari ketuntasan pembelajaran anak didik, kedisiplinan dan lain lain. Dengan penyelenggaraan sistem kredit semester (SKS) di SMA Negeri 1 Bojonegoro dapat melayani peserta didik dalam berbagai kemampuan, memungkinkan peserta didik mendapatkan kesempatan untuk memperoleh perlakuan sesuai dengan kapasitas belajar yang dimiliki dan prestasi belajar yang dicapainya secara perseorangan. Dengan demikian implementasi sistem kredit semester (SKS) di sekolah memberikan peluang bagi peserta didik untuk bisa menyelesaikan masa studinya dalam kurun waktu dua tahun dan paling lambat empat tahun.

"Zonasi boleh berjalan dan kita ikuti kebijakannya. Namun demikian sekolah harus tetap optimis bisa menjaga kualitas akademik dan non akademik serta karakter anak didik dengan selalu menjaga dan meningkatkan kekompakan dan keharmonisan dari seluruh warga sekolah untuk tetap menjaga kualitas sekolah", tutur beliau dalam akhir sambutannya 


Dalam kegiatan workshop pengelolaan sistem kredit semester (SKS) di SMA Negeri 1 Bojonegoro narasumber bapak H. Mujib, S.Pd, MM banyak sekali memberikan paparan dan sangat detail tentang penyelenggaraan sistem kredit semester (SKS) ini mulai dari legalitas atau dasar hukum penyelenggaraan sistem kredit semester (SKS), penguatan sistem kredit semester (SKS), penilaian K13 dan SKS, hingga persiapan seleksi masuk perguruan tinggi negeri / SNMPTN untuk penyelenggaraan SKS.

Disampaikan oleh beliau dalam kegiatan workshop SKS untuk legalitas atau dasar hukum dari penyelenggaraan sistem kredit semester (SKS) ini sudah tertuang dalam Undang - Undang Sisdiknas No 20 Tahun 2013 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Peraturan Pemerintah No 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, dan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) No. 158 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Sistem Kredit Semester Pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah.

Kegiatan workshop pengelolaan sistem kredit semester (SKS) di SMA Negeri 1 Bojonegoro berjalan dengan baik dan tertib, selesai kegiatan acara dilanjutkan dengan pengambilan dokumentasi dengan foto bersama.


Siswa SMAN 1 Bojonegoro Belajar Energi Migas Bersama EMCL


Sebanyak 100 siswa SMAN 1 Bojonegoro mengikuti kegiatan bertajuk Belajar Energi Migas, Selasa (19/11/2019). Acara ini merupakan hasil kerja sama SMAN 1 Bojonegoro dengan ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) dan Yayasan Kampung Ilmu Bojonegoro (YKIB).

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 ini berlangsung seru. Para siswa antusias mengikuti rangkaian acara yang terdiri atas materi belajar energi migas, public speaking, dan lomba public speaking. Apalagi, kegiatan ini dikemas serius tetapi santai dengan beragam game, ice breaking, dan pembagian suvenir.


Tampak hadir dalam acara tersebut Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMA Negeri 1 Bojonegoro Drs Markasim, External Affairs Manager EMCL Ichwan Arifin, Ketua YKIB Muhammad Roqib SH, dan narasumber public speaking dari We Pro Surabaya, Rian Priyo Hadi, SPd. 

Dalam sambutannya, Drs Markasim mengaku senang mendapatkan kunjungan kegiatan belajar energi migas ini. “Kegiatan belajar energi migas ini bisa menjadi pengetahuan bagi siswa, mengakrabkan sekolah dengan pihak EMCL, dan mengenalkan industri minyak dan gas bumi kepada siswa,” ujarnya. 

Sementara itu, dalam sambutannya, Ichwan Arifin menjelaskan, kegiatan belajar energi migas ini bertujuan berbagi ilmu dan pengalaman dari tenaga ahli yang selama ini bekerja di Lapangan Banyu Urip, Blok Cepu, kepada para siswa terutama jenjang SMA dan SMK di Kabupaten Bojonegoro. 

“Kami ingin berbagi ilmu dan pengalaman tentang energi minyak dan gas bumi, juga aktivitas EMCL di Lapangan Banyu Urip. Harapannya bisa memberi inspirasi kepada para siswa-siswi SMA dan SMK di Kabupaten Bojonegoro,” ujarnya. 

Materi belajar energi migas disampaikan oleh Andi Purwanto, Maintenance and Reliability Supervisor Lapangan Banyu Urip, Blok Cepu. Ia telah bergabung dengan ExxonMobil sejak tahun 2007 dan pernah bertugas sebagai Mechanical Technician di Wyoming, Amerika Serikat, dan sebagai Lead Mechanic ExxonMobil di Nigeria. Pengalamannya selama bertugas itu dibagikannya kepada para siswa-siswi yang mengikuti belajar energy migas. 

“Standar keselamatan bekerja di ExxonMobil di Amerika Serikat, Nigeria, dan juga di Lapangan Banyu Urip, Blok Cepu, di Indonesia ini sama. Tidak boleh ada yang cidera saat bekerja di lapangan minyak dan gas bumi yang dikelola oleh ExxonMobil,” ungkapnya. 


Siswa yang mengikuti belajar energi migas sangat antusias dan kritis. Azzahra, salah satu siswi, misalnya menanyakan, pemerintah pernah menyampaikan akan menaikkan target produksi minyak nasional menjadi 1 juta barel per hari. Lalu, bagaimana bisa mencapai target produksi minyak tersebut?. 

Menjawab pertanyaan itu, Andi Purwanto, mengungkapkan, pemerintah melalui SKK Migas memang terus berusaha menaikkan target produksi minyak nasional. Salah satu di antaranya dengan memaksimalkan produksi minyak dari sumur-sumur tua. 

Setelah materi belajar energi migas, acara dilanjutkan dengan materi public speaking yang disampaikan oleh Rian Priyo Hadi. Ia menyampaikan materi public speaking dengan sangat menarik dan membuat siswa-siswi antusias mengikutinya. Selanjutnya, lima siswa mengikuti lomba public speaking. Mereka tampil di depan dan menyampaikan presentasi tentang energi minyak dan gas bumi dengan gayanya masing-masing. 

Berdasarkan hasil penjurian, para pemenang lomba public speaking adalah sebagai berikut. Juara I Hisanifa Arifani, juara II Alfauzi Satrio Wicaksono, juara II Rizki Maulana Saputra, juara harapan I Pramesti Hajar Budi, dan juara harapan II Ade Gumelar Pangestu. Juara I mendapat hadiah sepeda gunung, juara II sepeda BMX, juara III jam tangan, sedangkan juara harapan I dan juara harapan II dapat hadiah suvenir menarik.



Kegiatan Pre Tes Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan Tahun 2019


Upaya pemerintah menyiapkan guru-guru profesional salah satunya adalah dengan pelaksanaan Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan. Sedangkan untuk dapat mengikuti Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan wajib mengikuti dan lulus kegiatan pre tes Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan.

Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan adalah program pendidikan yang diselenggarakan untuk mempersiapkan lulusan S1 Kependidikan dan S1/D IV Non Kependidikan yang memiliki bakat dan minat menjadi guru agar menguasai kompetensi guru secara utuh sesuai dengan standar nasional pendidikan, sehingga diperoleh Sertifikat Pendidik Profesional.


Bojonegoro, Senin (18/11/2019) bertempat di laboratorium SMA Negeri 1 Bojonegoro sebagai Tempat Uji Kompetensi (TUK), kegiatan pre tes Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan Tahun 2019 kembali digelar oleh Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

Kegiatan pre tes Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan Tahun 2019 yang bertempat di TUK SMA Negeri 1 Bojonegoro diikuti sebanyak 228 peserta tes dari tenaga pendidik jenjang TK dan SD di kabupaten Bojonegoro.

Adapun jadual pelaksanaan pre tes Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan Tahun 2019 bertempat di TUK SMA Negeri Bojonegoro dimulai tanggal 18 s.d. 21 November 2019. Pelaksanaan pre tes Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan yang dilakukan secara daring (dalam jejaring / online) ini dibagi menjadi 3 (tiga) sesi tiap harinya. Sesi pertama pelaksanaan pre tes dimulai pukul 07.30 - 10.00 wib, sesi kedua dimulai pukul 10.30 - 13.00 wib, dan sesi ketiga dimulai pukul 13.30 - 16.00 wib.

Ada tiga sub mata ujian / test yang di ujikan kepada para tenaga pendidik yang ikut dalam pre tes Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan ini diantaranya : pertama soal profesional atau mata pelajaran, kedua soal pedagogik, dan ketiga tes potensi akademik.


Hadir panitia kegiatan pre tes Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan Tahun 2019 di TUK SMAN 1 Bojonegoro diantaranya :

1. Ibu Winarti, S.Pd, M.Pd (Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan / LPMP Provinsi Jawa Timur)

2 Bapak Jaswadi, S.Pd (Kasubag Layanan Administrasi Tata Usaha Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Kabupaten Bojonegoro)

3. Bapak M. Hindarto (Staff Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Kabupaten Bojonegoro)

4. Ibu Fonny Siswanti, S.Pd (Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro)

5. Bapak Zaenal Ikhsan, S.Kom (Pengawas Aplikasi Tes TUK SMAN 1 Bojonegoro)

Kejuaraan Finswimming Antar Kota / Kabupaten se- Indonesia Piala Gubernur Jawa Timur VI Tahun 2019


Selamat atas prestasi yang diraih untuk ananda Sandy Krisna Maulana meraih juara 3 nomor 4 x 100 m Estafet Bifin KU B Pa dalam Kejuaraan Finswimming Antar Kota / Kabupaten se- Indonesia Piala Gubernur Jawa Timur VI Tahun 2019 di Surabaya, 15 s.d. 17 November 2019



Tim Debat Bahasa Indonesia SMA Negeri 1 Bojonegoro Raih Juara di Universitas Widya Kartika Surabaya


Selamat atas prestasi yang diraih untuk tim debat SMA Negeri 1 Bojonegoro meraih juara 2 (dua) dan juara harapan 2 (dua) lomba Debat Bahasa Indonesia di Universitas Widya Kartika Surabaya. 

Juara 2 (dua) diraih oleh tim Hisanifa Arifani (kelas XI IPA-1), Helga Imada (kelas XI IPA-1), dan Farryzki Noor Thoriq (kelas X IPS-1). 

Juara harapan 2 (dua) oleh tim Elsabrina (kelas XI IPA-4), Indah (Kelas XI IPA-4), dan Syafika (Kelas XI IPA-4)



 
Copyright © 2017 SMA Negeri 1 Bojonegoro. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger