Kunjungan Alumni SMAN Bojonegoro 1966

Kunjungan Kampus Univ Diponegoro

Perizinan Lahan Baperwil

Kunjungan Jaksa Agung RI

Kunjungan Bank Dunia

Kunjungan Univ Pertahanan Indonesia

Kunjungan Universitas Negeri Jember

Kunjungan Dinas Lingkungan Hidup Sampang Madura

Kunjungan Kapolres Bojonegoro

Kunjungan Kasat Lantas Polres Bojonegoro

Kunjungan Sat Reskoba Polres Bojonegoro

Kunjungan Kasat Binmas Polres Bojonegoro

Jumat Qalbu Kasat Binmas Polres Bojonegoro

Gema Ucapan Selamat Ulang Tahun Ke-58 Ibunda Dra. Sri Setyowati M.Pd


Segenap keluarga besar SMA Negeri 1 Bojonegoro pagi hari ini Jumat, 15 November 2019 sebelum pelaksanaan kegiatan belajar mengajar di kelas dimulai (disaat program jumat bersih), seluruh warga sekolah berinisiatif dan kompak memberikan kejutan kepada beliau ibunda Dra. Sri Setyowati, M.Pd selaku kepala SMA Negeri 1 Bojonegoro merayakan peringatan ulang tahunnya tepat di usianya menginjak 58 tahun.

Dalam kesempatan tersebut dilakukan pemotongan kue tart dan tumpeng oleh beliau di tengah halaman SMA Negeri 1 Bojonegoro yang disaksikan oleh seluruh warga sekolah dan dilanjutkan pemberian ucapan selamat oleh seluruh warga sekolah.

Harapan beliau untuk sekolah di hari ulang tahunnya ke-58 tahun.  Beliau berharap untuk kedepannya kebersamaan dan kekompakan yang ada di SMA Negeri 1 Bojonegoro, banyaknya predikat dan raihan prestasi sekolah yang sudah dicapai untuk terus dipertahankan dan ditingkatkan.

Seiring bertambahnya usia, bertambah juga kebijaksanaan. 

Segenap Keluarga Besar SMA Negeri 1 Bojonegoro mengucapkan :

Miladuki saidah.., 
Barakallahu fii umrik..,

Semoga Alloh SWT senantiasa memberikan kemudahan ibunda Dra. Sri Setyowati, M.Pd dalam segala urusan dunia maupun urusan akhirat dan disisa umur beliau berkah sampai dunia akhirat. Aamiin Ya Robbal Alamiin.

Video peringatan Hari Ulang Tahun ibunda Dra. Sri Setyowati, M.Pd (Kepala SMAN 1 Bojonegoro)

Kegiatan Simulasi Ujian Nasional Berbasis Komputer Tahun 2019


Simulasi Ujian Nasional Berbasis Komputer selanjutnya disingkat UNBK adalah ajang latihan dalam mengerjakan soal - soal UNBK. Jadi bisa dibilang penyesuaian diri bagi seluruh peserta didik yang akan menghadapi UNBK baik secara teknis, materi maupun mental. 

Bojonegoro, Rabu [13/11/2019] pukul 07.30 wib SMA Negeri 1 Bojonegoro sebagai sekolah penyelenggara Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) Tahun 2020 hari ini melaksanakan simulasi 1 (satu) Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) Tahap II. Sesuai informasi laman resmi UNBK 2019, jadual simulasi 1 (satu) UNBK Tahap II ini digelar secara nasional untuk jenjang SMA/MA selama 2 (dua) hari mulai tanggal 13 November 2019 (Simulasi Mata Pelajaran Bhs Inggris), dan 14 November 2019 (Simulasi Mata Pelajaran Matematika).


Simulasi 1 (satu) UNBK Tahap II di SMA Negeri 1 Bojonegoro menggunakan 2 laboratorium komputer yang pelaksanaannya dibagi 3 sesi yakni sesi pertama dimulai pukul 07.30 - 09.30 wib, sesi kedua pukul 10.30 - 12.30 wib, dan sesi ketiga pukul 14.00 - 16.00 wib ini diikuti oleh seluruh peserta didik kelas 12.

Seperti di tahun sebelumnya pelaksanaan simulasi 1 (satu) UNBK Tahap II ini fokus pada pembiasaan dalam penggunaan aplikasi UNBK. Tata cara setting server lokal - server pusat, server local - client, dan cara menjalankan sistem aplikasi server UNBK maupun aplikasi client UNBK. 

Tujuan pelaksanaan simulasi 1 (satu) UNBK Tahap II sendiri, yakni untuk melihat persiapan dan kesiapan kondisi infrastruktur di masing - masing sekolah sebagai penyelenggara UNBK, dan melatih seluruh peserta didik yang akan menghadapi UNBK baik secara teknis, materi maupun mental.

Adapun pelaksanaan simulasi 1 (satu) UNBK Tahap II hari pertama di awal sesi di SMA Negeri 1 Bojonegoro berjalan dengan tertib dan lancar.

Upacara Bendera Dalam Rangka Peringatan Hari Pahlawan Nasional Tahun 2019


Bojonegoro, Senin [11/11/2019] Pagi pukul 06.45 wib SMA Negeri 1 Bojonegoro menggelar Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih dan mengheningkan cipta dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Nasional. 

Pelaksanaan Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih dan mengheningkan cipta dalam rangka Hari Pahlawan Nasional yang bertempat di halaman SMA Negeri 1 Bojonegoro dan diikuti oleh seluruh warga sekolah (peserta didik, tenaga pendidik dan tenaga kependidikan) berjalan dengan tertib dan penuh khidmat.

Pada momentum yang istimewa ini selaku pembina Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih dan mengheningkan cipta dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Nasional beliau bapak Drs. Agung Prawito

Adapun amanat pembina upacara pada peringatan Hari Pahlawan Nasional ini disampaikan pidato Menteri Sosial Republik Indonesia :

Assalamu'alaikum WR.Wb.
salam sejahtera bagi kita semua
Om Swasti Astu
Nano Buddhaya
Salam Kebajikan


Bapak/Ibu, sebangsa dan setanah air

Puji syukur marilah kita panjatkan kehadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, atas limpahan rahmat dan karuniaNya, pada hari ini di seluruh pelosok tanah air dan Perwakilan RI di seluruh Negeri, kita dapat melaksanakan Upacara Bendera dan mengheningkan Cipta serentak selama 60 detik untuk memperingati Hari Pahlawan 10 November 2019 dengan khidmat.

Setiap Hari Pahlawan, kita diingatkan kembali kepada peristiwa pertempuran 10 November 1945 di Surbaya sebagai salah satu momen paling bersejarah dalam merebut kemerdekaan Indonesia.

Pada pertempuran tersebut rakyat bersatu padu, berjuang, pantamg menyerah melawan penjajah yang ingin menancapkan kembali kekuasaannya di Indonesia.

Peristiwa Perang mengingatkan kita bahwa kemerdekaan yang kita rasakan saat ini tidaklah datang begitu saja, namun memerlukan perjuangan dan pengorbanan yang luar biasa dari para pendahulu negeri. semangat yang ditunjukkan para pahlawan dan pejuang tersebut hendaknya perlu terus ditumbuhkembangkan di dalam hati sanubari segenap insan Warga Negara Indonesia.

Dengan Peringatan Hari Pahlwan diharapkan kita akan lebih menghargai jasa dan pengorbanan para pahlawan, sebagaimana ungkapan salah seorang The Founding Fathers kita Bung Karno yang menyatakan bahwa "....hanya bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya dapat menajdi bangsa yang besar...". Selain itu peringatan Hari Pahlawan kita bangkitkan semangat berinovasi bagi anak - anak bangsa untuk menjadi pahlawan masa kini, sebagaimana tema peringatan hari pahlawan masa kini.

Menjadi Pahlawan Masa Kinidapat diakukan oleh siapapun warga negara Indonesia, dalam bentuk aksi - aksi nyata memperkuat keutuhan NKRI, seperti tolong menolong sesama yang terkena musibah, tidak melakukan provokasi yang dapat menggangu ketertiban umum, tidak menyebarkan berita hoax, tidak melakukan perbuatan anarkis atau merugukan orang lain dan sebagainnya.

Jika dahulu semangat kepahlawanan ditunjukkan melalui pengorbanan tenaga, harta bahakan nyawa. sekarang, untuk menajdi pahlawa, bukan hanya mereka yang berjuang mengangkat senjata mengusir penjajah, tetapi kita juga bisa, dengan cara menorehkan prestasi di berbagai bidang kehidupan, memberikan kemaslahatan bagi masyarakt, membawa harum nama bangsa di mata Internasional.

Peringatan Hari Pahlawan kiranya dapat meningkatkan kesadaran kita untuk lebih mencintai tanah air dan menjaganya sampai akhir hayat.

jangan biarkan keutuhan NKRI yang telah dibangun para pendahulu negeri dengan tetesan darah dan air mata menjadi sia-sia. jangan biarkan tangan-tangan jahil atau pihak yang tidak bertanggungjawab merusak persatuan dan kesatuan bangsa. jangan biarkan negeri kita terkoyak, tercerai berai, terprovokasi untuk saling menghasut dan berkonflik satu sama lain.

Mari kita maknai hari pahlawan hari pahlawan ini dengan wujud nyata, bekerja dan bekerja membangun negeri menuju Indonesia maju.

Saudara sebangsa dan setanah air, hari pahlawan kiranya bukan hanya bersifat seremonial semata tetapi dapat diisi dengan berbagai akifitas yang dapat menyuburkan rasa nasionalisme dan meningkatkan rasa kepedulian untuk menolon sesama yang membutuhkan.

Dengan menjadikan diri kita sebagai Pahlawan masa kini, maka permasalahan yang melanda bangsa dewasa ini dapat teratasi. untuk itu marilah kita terus menerus berupaya memupuk nilai kepahlawanan agar tumbuh subur dalam hati sanubari segenap insan masyarakat Indonesia.

Selamat Hari Pahlawan 2019, semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa memberikan bimbingan dan kekuatan kepada bangsa Indonesia agar dapat menjaga keutuhan NKRI yang telah diperjuangkan oleh para pendahulu negeri. sekali lagi jadilah pahlawan masa kini yang membanggalkan negeri.

Sekian, Terima Kasih
Wassalamu'alaikum Wr.Wb.


Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 H


Jum'at, [08/11/2019] pagi hari ini pukul 06.00 wib, SMA Negeri 1 Bojonegoro melalui program kerja OSIS Sie 1 (Pembinaan Keimanan dan Ketaqwaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa) menyelenggarakan kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 H. Tema yang diangkat "Akhlak Rasulullah Sebagai Spirit Dalam Mewujudkan Revolusi Mental Umat Islam". Selaku penceramah dalam pengajian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini beliau adalah Ustadz Imam Nurdin. 

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diikuti oleh seluruh warga sekolah (tenaga pendidik, tenaga kependidikan, dan peserta didik) berjalan dengan baik dan khidmat

Peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW atau maulid nabi merupakan sebuah momentum untuk mempertebal ketaqwaan dalam diri. Maulid nabi jatuh pada setiap 12 Rabiul Awal kalender Hijriah.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai bentuk kecintaan umat muslim kepada makhluk paling mulia di dunia ini, memiliki akhlakul karimah yang sepatutnya menjadi teladan bagi semua orang.

Mengapa kelahiran nabi Muhammad SAW diperingati...?

Disampaikan oleh beliau (Ust. Imam Nurdin) dalam ceramahnya Rasulullah adalah manusia tidak seperti manusia biasa (bagaikan permata di bebatuan) memiliki akhlak pasti baik sampai akhir hayatnya. Sejak berada di kandungan hingga wafat Rasulullah tidak sama seperti manusia biasa. Rasullullah yang di kandung oleh ibunya Siti Aminah tidak pernah merasakan sakit sama sekali dan ketika Rasulullah menjelang kelahiran bidadari - bidadari surga datang menyaksikan atas kelahirannya.

Selesai acara siraman rohani pengajian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, kegiatan dilanjutkan dengan pembelajaran yang berjalan seperti jadual biasanya di hari Jumat.




Penilaian Kinerja Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Bojonegoro Tahun Pelajaran 2019/2020


Bojonegoro - Kamis, [7/11/2019] Pagi pukul 10.00 wib bertempat di ruang TRRC lantai 2 SMA Negeri 1 Bojonegoro telah dilaksanakan kegiatan Penilaian Kinerja Kepala Sekolah (PKKS) Tahun Pelajaran 2019/2020. Pelaksanaan penilaian kinerja kepala sekolah periode 4 tahunan ini dalam rangka untuk peningkatan kualitas SMA Negeri 1 Bojonegoro sehingga dapat menjadikan sekolah yang lebih bermutu dan berpredikat, maka diperlukan kepala sekolah yang profesional. Dengan demikian untuk kepala sekolah yang profesional maka diperlukan penilaian kinerja kepala sekolah.

Penilaian kinerja kepala sekolah ini merupakan salah satu strategi pembinaan untuk menjaga profesionalitas dalam melaksanakan tugasnya, pembinaan karir, peningkatan kompetensi dan penjaminan mutu.

Adapun Tim Penilai Kinerja Kepala Sekolah (PKKS) yang hadir pada pagi hari ini di SMA Negeri 1 Bojonegoro, beliau adalah

Bapak Jaswadi,S.Pd (Kasubag Layanan Administrasi Tata Usaha Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Kabupaten Bojonegoro)

Bapak Drs. Agus Huda, M.Pd (Pengawas Pembina SMA Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Kabupaten Bojonegoro)

Bapak Drs.Teguh Supriyadi, MM (Pengawas Pembina SMK Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Kabupaten Bojonegoro)

Prinsip penilaian kinerja kepala sekolah yang sudah dilaksanakan ini berpedoman pada Permendiknas No.20 Tahun 2007 tentang standar penilaian dan Permendiknas No.13 Tahun 2007 tentang standar kompetensi yang harus dimiliki kepala sekolah diantaranya : kompetensi kepribadian, kompetensi manajerial, kompetensi supervisi, kompetensi kewirausahaan dan kompetensi sosial.

Rangkaian pelaksanan kegiatan penilaian kinerja kepala sekolah (PKKS) di SMA Negeri 1 Bojonegoro dikemas secara formal, acara diisi dengan diawali pembukaan dilanjutkan dengan beberapa sambutan dari ibu kepala SMAN 1 Bojonegoro dan dari Tim Penilai PKKS. 

Disampaikan oleh Tim Penilai PKKS (Drs. Teguh Surpriyadi, MM) dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa kegiatan  PKKS ini yang dinilai kepala sekolah. Kinerja kepala sekolah merupakan representasi dari kinerja sekolah yang representasinya semua sumber daya yang ada di sekolah dalam melaksanakan tugas sebagai upaya mewujudkan tujuan sekolah.

Kinerja sekolah diperoleh dari keseluruhan kinerja sumber daya sekolah yang saling terkait, yaitu kepala sekolah, tenaga pendidik, tenaga kependidikan, peserta didik dan komite.

Selesai memberikan sambutan tim penialai langsung melanjutkan penilaian (action)  dengan menggunakan metode studi dokumen / portofolio dan wawancara oleh tim penilai.





Terlihat tim penilai sedang melaksanakan wawancara dan studi dokumen / portofolio kepada bapak/ibu guru yang bertanggung jawab di masing-masing area (kompetensi kepribadian, kompetensi manajerial, kompetensi supervisi, kompetensi kewirausahaan, dan kompetensi sosial)

Adapun hasil evaluasi penilaian kinerja kepala sekolah yang telah selesai dilaksanakan  pada siang hari ini  disampaikan oleh beliau bapak Drs. Agus Huda, Mpd selaku Pengawas Pembina SMA Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Kabupaten Bojonegoro. Beliau mengapresiasi setinggi - tingginya atas semangat dari bapak/ ibu seluruh warga sekolah yang sudah menyiapkan dokumentasi / portofolio sebagai bukti fisik penilaian kinerja kepala sekolah dengan sangat lengkap.


Penilaian kinerja kepala sekolah hari ini adalah representasi hasil kerja yang dicapai kepala sekolah dalam melaksanakan tugas pokok, fungsi dan tanggungjawabnya dalam mengelola sekolah yang dipimpinnya. Hasil kerja tersebut merupakan refleksi dari kompetensi yang dimilikinya

Hasil penilaian kinerja kepala sekolah yang telah disampaikan oleh Tim penilai dengan hasil  memenuhi kriteria sangat baik yang tertuang dalam instrumen disambut gembira oleh segenap warga sekolah.

Kegiatan Supervisi di SMAN 1 Bojonegoro Tahun Pelajaran 2019/2020

Kegiatan Supervisi Akademik Mata Pelajaran Bhs Asing (Jepang)
ibu Yuana Vita Praja,S.Pd di kelas 11-8

Permendiknas Nomor 13 Tahun 2007 menyatakan bahwa seorang Kepala Sekolah harus menguasai Standar Kompetensi Kepala Sekolah yang terdiri atas : kompetensi kepribadian, kompetensi manajerial, kompetensi supervisi, kompetensi kewirausahaan dan kompetensi sosial.

Penjabaran kompetensi supervisi pada intinya adalah supervisi akademis dimana langkah-langkah yang dilakukan adalah merencanakan program supervisi akademik dalam rangka peningkatan profesionalisme guru, melaksanakan supervisi akademik terhadap guru dengan menggunakan pendekatan dan teknik supervisi yang tepat serta menindaklanjuti hasil supervisi akademik terhadap guru dalam rangka peningkatan profesionalismenya.

Karena itu dalam rangka melaksanakan tugas Kepala Sekolah sebagai Supevisor maka perlu disusun program supervisi yang secara menyeluruh dan sistematis menjabarkan rencana kegiatan yang akan dilakukan serta apa tindak lanjut dari hasil supervisi setelah kegiatan dilakukan agar terjadi perbaikan yang signifikan dalam kegiatan akademis di SMA Negeri 1 Bojonegoro.

Selasa, (05/11/2019) kegiatan supervisi akademik di SMA Negeri 1 Bojonegoro semester gasal Tahun Pelajaran 2019/2020 mulai dilaksanakan. Kegiatan supervisi akademik di SMA Negeri 1 Bojonegoro ini merupakan program rutin sekolah yang pelaksanaanya sendiri dilakukan minimal 1 tahun sekali. Kegiatan supervisi dilakukan oleh kepala sekolah dan dibantu wakil kepala sekolah / guru senior yang ditunjuk untuk melakukan kegiatan supervisi akademik kepada tenaga pendidik.

Adapun fungsi supervisi ini secara umum untuk meningkatkan kemampuan profesional dalam upaya mewujudkan proses belajar peserta didik yang lebih baik melalui mengajar yang lebih baik pula, dan secara khusus untuk memperluas pengalaman guru, mendorong usaha-usaha pembelajaran kreatif, memberikan penilaian secara terus menerus, serta memberikan pengetahuan dan ketrampilan kepada tenaga pendidik (guru). 

Adapun sasaran dari kegiatan supervisi yang dilakukan ini adalah proses pembelajaran peserta didik dengan tujuan meningkatkan mutu proses dan hasil pembelajaran. Sebab kegiatan supervisi ini menaruh perhatian utama pada upaya-upaya peningkatan profesionalitas guru / tenaga pendidik sehingga memiliki kemampuan dalam :
  • Merencanakan kegiatan pembelajaran,
  • Melaksanakan pembelajaran,
  • Menilai proses dan hasil pembelajaran,
  • Memanfaatkan hasil penilaian,
  • Memberikan umpan balik,
  • Melayani peserta didik yang mengalami kesulitan,
  • Menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan,
  • Mengembangkan dan memanfaatkan alat bantu pembelajaran,
  • Memanfaatkan sumber-sumber pembelajaran yang tersedia,
  • Mengembangkan interaksi pembelajaran (strategi, metode, dan teknik)

 

Pelatihan Teknisi Sekolah Jaringan SMA/SMK se-Kabupaten Bojonegoro


Upaya peningkatan kualitas pendidikan sekolah SMA/SMK Negeri di kabupaten Bojonegoro untuk mencapai kriteria baik, Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Kabupaten Bojonegoro dan Tuban bentuk Sekolah Jaringan dengan teknologi. 

Senin, (28/10/2019) pukul 09.00 wib bertempat di SMK Negeri 1 Bojonegoro telah dilaksanakan 'Pelatihan Teknisi Sekolah SMA/SMK Negeri se-kabupaten Bojonegoro dalam rangka pembentukan sekolah jaringan.

Sekolah Jaringan sendiri merupakan sebuah jejaring sekolah yang memanfaatkan teknologi video conferrence menggunakan aplikasi berbasis web yang penggunaannya bisa berbagi materi belajar dan ujian online.

Kegiatan pelatihan teknisi sekolah SMA/SMK Negeri untuk sekolah jaringan ini sesuai jadwal pelaksanaanya dilaksanakan selama dua hari  (28/10 - 29/10). 

Hadir di awal pembukaan pelatihan para teknisi sekolah untuk sekolah jaringan dan memberikan beberapa sambutan sebelum pelaksanaan kegiatan, diantaranya bapak Drs. Dwi Teguh Santoso (Waka Humas SMK Negeri 1 Bojonegoro) dan Drs. Agus Huda, M.Pd (Pengawas Pembina SMA Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Kabupaten Bojonegoro).

Kegiatan Pelatihan Teknisi Sekolah SMA/SMK Negeri se-kabupaten Bojonegoro untuk Sekolah Jaringan ini menghadirkan narasumber dari SEAMEO SEAMOLEK beliau bapak Yohan Adi S (Korwil virtual coordinator SEAMEO SEAMOLEK).

Sekolah Jaringan untuk jenjang SMA/SMK Negeri se-kabupaten Bojonegoro dibentuk dengan menginduk pada sekolah - sekolah yang notabene memiliki indikator prestasi akademik dengan nilai UN terbaik. Adapun sekolah induk yang mendapatkan amanah untuk bisa berbagi materi belajar dan ujian online dengan teknologi (teknologi video conferrence menggunakan aplikasi berbasis web)  SMA Negeri 1 Bojonegoro, SMA Negeri 2 Bojonegoro dan SMK Negeri 4 Bojonegoro.

Pelaksanaan pembelajaran jarak jauh berbagi materi belajar dan ujian online (teknologi video conferrence menggunakan aplikasi berbasis web) sendiri rencananya sesuai kesepakatan akan dilaksanakan mulai bulan desember. 

Dengan penerapan pembelajaran berbasis teknologi ini harapannya nilai rata - rata UN akan terangkat baik dapat meningkatkan kualitas pendidikan sekolah SMA/SMK di kabupaten Bojonegoro juga mendukung program Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur dalam hal  pemerataan peningkatan kualitas pendidikan di Provinsi Jawa Timur melalui pemanfaatan teknologi informasi (digital learning) di era revolusi industi 4.0

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI Berkunjung di SMAN 1 Bojonegoro


Bojonegoro – Sabtu, (26/10/2019) SMA Negeri 1 Bojonegoro mendapatkan kunjungan dari Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI Dr. Ir. Bima Harta Wibisana, MSIS beserta rombongan dari alumni Sekolah Menengah Pembangunan Persiapan (SMPP) Bojonegoro Tahun 1979 dalam rangka napak tilas tempat belajar di SMA Negeri 1 Bojonegoro.

Kedatangan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI beserta rombongan yang sekaligus alumni SMPP Bojonegoro tahun 1979 ini langsung disambung hangat oleh Kepala SMA Negeri 1 Bojonegoro ibu Dra. Sri Setyowati, M.Pd beserta segenap dewan guru dan tenaga kependidikan.

Sambutan Kepala SMAN 1 Bojonegoro di Cara Napak Tilas Alumni SMPP Bojonegoro Tahun 1979 bapak Dr. Ir. Bima Harta Wibisana, MSIS (Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI)

Sambutan Perwakilan Alumni SMPP Bojonegoro Tahun 1979 bapak Setyo Haryono

Nampak wajah - wajah yang tidak asing tamu rombongan yang menyertai kedatangan dari Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI yakni alumni SMPP Bojonegoro Tahun 1979 diantaranya ada bapak Setyo Hartono (mantan wakil Bupati Bojonegoro), Agus Bastian, SE, MM. (Bupati Purworejo), Drs. Agus Huda, M.Pd (Pengawas SMA Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Kabupaten Bojonegoro), Sigit Hertadi, MM ( Kepala SMA Negeri 3 Bojonegoro) dan tamu penting lainnya yang tidak bisa disebut satu persatu.

Dalam  sambutannya bapak Setyo Hartono sebagai perwakilan dari alumni SMPP Bojonegoro Tahun 1979 di acara Napak Tilas  Dr. Ir. Bima Harta Wibisana, MSIS (Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI yang pernah belajar di SMA Negeri 1 Bojonegoro ini sempat menceritakan kenangannya bersama seluruh alumni SMPP Bojonegoro Tahun 1979.





Peringatan Hari Santri Seluruh Warga Sekolah Mengheningkan Cipta


Menindaklanjuti surat edaran Gubernur Jawa Timur nomor : 003.3/78/033/2019 tentang Peringatan Hari Santri di Provinsi Jawa Timur tanggal 22 Oktober 2019. Tepat pukul 08.00 wib seluruh warga SMA Negeri 1 Bojonegoro melaksanakan kegiatan mengheningkan cipta bagi para syuhada' dan pahlawan yang berjuang mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus mendoakan keselamatan bangsa dan negara.

Video kegiatan mengheningkan cipta peringatan Hari Santri 

Upacara Bendera Sosialisasi Gerakan 18.21 dan Pencegahan Keterlibatan Peserta Didik Dalam Aksi Unjuk Rasa


Bojonegoro - Senin, [14/10/2019] Pagi hari ini pukul 06.45 wib bertempat di halaman SMA Negeri 1 Bojonegoro telah dilaksanakan upacara bendera. Upacara bendera yang dilaksanakan secara rutin setiap hari senin dan diikuti oleh seluruh warga sekolah (Peserta Didik, Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan) berjalan dengan tertib dan khidmat. Selaku pembina upacara bendera pada pagi hari ini dipimpin langsung oleh beliau ibu Dra. Sri Seryowati, M.Pd (Kepala SMA Negeri 1 Bojonegoro).

Dalam upacara tersebut, beliau menyampaikan dan mengingatkan pesan penting dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy yang telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 9 Tahun 2019 tertanggal 27 September 2019 tentang Pencegahan Keterlibatan Peserta Didik Dalam Aksi Unjuk Rasa Berpotensi Kekerasan. Sebagai pengingat bagi peserta didik SMA Negeri 1 Bojonegoro untuk menjaga komitmennya akan ikrar yang telah diucapkan bersama-sama untuk tidak terlibat dalam aksi unjuk rasa yang berpotensi kekerasan dalam upacara bendera yang telah dilaksanakan pada minggu lalu yang dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Bojonegoro. Beliau juga menghimbau untuk tidak mudah terpengaruh dan terprovokasi terhadap informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan dan menyesatkan. 




Selain itu dalam amanatnya beliau juga menyampaikan dan mensosialisasikan Gerakan 18.21 akan himbauan dari Bupati Bojonegoro (Dr. Hj. Ana Mu'awanah) tentang untuk melakukan "puasa" menggunakan gadget, seperti handphone, smartphone, tablet, televisi, atau laptop sejak pukul 18.00 wib s.d. pukul 21.00 wib dan semua anggota keluarga untuk meluangkan waktunya untuk berkumpul di rumah dan secara bersama - sama melakukan aktivitas yang mengarah pada nuansa kebersamaan. Bagi yang muslim dapat menjalankan sholat, mengaji dilanjutkan makan malam. Belajar atau diskusi antar anggota keluarga, yang diharapkan dapat meningkatkan kembali interaksi antar anggota keluarga yang akan mewujudkan ketahanan keluarga yang kuat. 

Berikut isi dari surat edaran Bupati Bojonegoro 'Sosialiasi Gerakan 18.21 :

Prestasi Lomba Islamic Olympiad Management jenjang SMA/SMK/MA tingkat Jawa Bali


Lomba Islamic Olympiad Management jenjang SMA/SMK/MA tingkat Jawa Bali di Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA). Hari Sabtu, 14 September 2019. lomba dibidang management bisnis ini mengangkat tema “Creativepreneur: Explore Students’ Creative Idea to Create Business in The Millenium Era”

Dari babak final terdiri dari 10 finalis lalu diambil 3 juara : 

Juara 1 SMAN 1 Bojonegoro
Juara 2 MAN 1 Lamongan
Juara 3 SMAN 2 Lamongan

atas nama : 
Shauma Aulya Zahra (XI-5)
Anisa Putri Khairina (XI-5)

Pembina Lomba :
Ibu Ika Febri, S.Pd.

SMA Negeri 1 Bojonegoro Melaksanakan Tes Bakat Skolastik Berbasis CBT


Sebanyak 283 siswa kelas dua belas (12) SMA Negeri 1 Bojonegoro pagi hari ini, Rabu (2/10/2019) melaksanakan Ted Bakat Skolastik berbasis Komputer Based Test (CBT) yang diselenggarakan oleh Pusat Penilaian Pendidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. 

Tes Bakat Skolastik yang selanjutnya disingkat (TBS) seperti dilansir dari website resmi Pusat Penilaian Pendidikan (Puspendik) .

TBS merupakan alat tes yang digunakan untuk memprediksi kemampuan seseorang jika diberikan kesempatan untuk melanjutkan belajar ke jenjang yang lebih tinggi atau pada situasi yang baru. Penggunaan TBS untuk memberikan informasi potensi belajar siswa sehingga dapat melengkapi hasil tes prestasi yang sudah diterapkan di sekolah saat ini. Berbeda dari tes prestasi, TBS disusun tidak berdasarkan silabus mata pelajaran tertentu sehingga dalam menjawab soal lebih tergantung pada daya nalar siswa baik logis maupun analitis.

TBS dikembangkan oleh Pusat Penilaian Pendidikan, Balitbang Kemendikbud sejak tahun 1990, yang dalam pengembangannya sedikit banyak mengacu pada pengembangan SAT (Scholastic Aptitude Test). SAT merupakan tes potensi yang digunakan sebagai salah satu alat seleksi masuk perguruan tinggi di Amerika. Salah satu keunggulan TBS adalah prosedur pengembangan butir soal yang sudah terstandar dengan melibatkan tenaga ahli dari beberapa perguruan tinggi, sehingga soal yang dikembangkan merupakan soal yang valid. Soal yang telah diuji kemudian dikelola dalam bentuk bank soal yang terkalibrasi sehingga hasil tes dari beberapa subtes yang berbeda, tahun yang berbeda, dan rakitan atau paket yang berbeda, akan dapat diperbandingkan.

Puspendik mengembangkan TBS dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris yang terdiri dari 3 subtes. Berikut ini rincian masing-masing subtes TBS:

Subtes Verbal : mengukur kemampuan seseorang dalam menggunakan logika verbal untuk menyelesaikan masalah yang berhubungan dengan masalah kata/bahasa
Subtes verbal terdiri dari: Sinonim, Antonim, Analogi dan Wacana

Subtes Kuantitatif: mengukur kemampuan matematis sederhana, memahami konsep matematika dan menggunakan logika angka untuk menyelesaikan masalah yang berhubungan dengan angka. Subtes Kuantitatif terdiri dari: Deretan Angka, Aritmatika dan Aljabar, dan Geometri.

Subtes Penalaran: Mengukur kemampuan untuk memilih dan mengorganisasi informasi yang relevan untuk menyelesaikan masalah. Subtes Penalaran terdiri dari: Logis, diagram dan Analitis.

TBS diharapkan dapat digunakan di sekolah-sekolah sehingga sekolah akan memperoleh informasi mengenai potensi belajar siswa didiknya. Akurasi prediksi prestasi siswa pada jenjang/kelas yang lebih tinggi dapat terlihat berdasarkan hasil TBS, yang berarti bahwa TBS mempunyai korelasi yang signifikan dengan prestasi belajar siswa. Siswa dengan nilai TBS yang tinggi, maka siswa tersebut tentunya akan mempunyai prestasi belajar yang bagus.

TBS merupakan alat tes yang digunakan untuk memprediksi kemampuan seseorang jika diberikan kesempatan untuk melanjutkan belajar ke jenjang yang lebih tinggi atau pada situasi yang baru. Penggunaan TBS untuk memberikan informasi potensi belajar siswa sehingga dapat melengkapi hasil tes prestasi yang sudah diterapkan di sekolah saat ini. Berbeda dari tes prestasi, TBS disusun tidak berdasarkan silabus mata pelajaran tertentu sehingga dalam menjawab soal lebih tergantung pada daya nalar siswa baik logis maupun analitis.

TBS dikembangkan oleh Pusat Penilaian Pendidikan, Balitbang Kemendikbud sejak tahun 1990, yang dalam pengembangannya sedikit banyak mengacu pada pengembangan SAT (Scholastic Aptitude Test). SAT merupakan tes potensi yang digunakan sebagai salah satu alat seleksi masuk perguruan tinggi di Amerika. Salah satu keunggulan TBS adalah prosedur pengembangan butir soal yang sudah terstandar dengan melibatkan tenaga ahli dari beberapa perguruan tinggi, sehingga soal yang dikembangkan merupakan soal yang valid. Soal yang telah diuji kemudian dikelola dalam bentuk bank soal yang terkalibrasi sehingga hasil tes dari beberapa subtes yang berbeda, tahun yang berbeda, dan rakitan atau paket yang berbeda, akan dapat diperbandingkan.

Puspendik mengembangkan TBS dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris yang terdiri dari 3 subtes. Berikut ini rincian masing-masing subtes TBS:

Subtes Verbal : mengukur kemampuan seseorang dalam menggunakan logika verbal untuk menyelesaikan masalah yang berhubungan dengan masalah kata/bahasa
Subtes verbal terdiri dari: Sinonim, Antonim, Analogi dan Wacana

Subtes Kuantitatif: mengukur kemampuan matematis sederhana, memahami konsep matematika dan menggunakan logika angka untuk menyelesaikan masalah yang berhubungan dengan angka.

Subtes Kuantitatif terdiri dari: Deretan Angka, Aritmatika dan Aljabar, dan Geometri.

Subtes Penalaran: Mengukur kemampuan untuk memilih dan mengorganisasi informasi yang relevan untuk menyelesaikan masalah.

Subtes Penalaran terdiri dari: Logis, diagram dan Analitis.

TBS diharapkan dapat digunakan di sekolah-sekolah sehingga sekolah akan memperoleh informasi mengenai potensi belajar siswa didiknya. Akurasi prediksi prestasi siswa pada jenjang/kelas yang lebih tinggi dapat terlihat berdasarkan hasil TBS, yang berarti bahwa TBS mempunyai korelasi yang signifikan dengan prestasi belajar siswa. Siswa dengan nilai TBS yang tinggi, maka siswa tersebut tentunya akan mempunyai prestasi belajar yang bagus.



Apel Pagi Bersama Kasat Lantas Polres Bojonegoro Berikrar Menolak Unjuk Rasa dan Menjaga Perdamaian


Menindaklanjuti Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy menerbitkan Surat Edaran Nomor 9 Tahun 2019 tertanggal 27 September 2019 tentang Pencegahan Keterlibatan Peserta Didik Dalam Aksi Unjuk Rasa Berpotensi Kekerasan.

Pagi hari ini, Senin (30/9/2019) pukul 06.45 wib SMA Negeri 1 Bojonegoro menggelar apel pagi di halaman sekolah. Apel yang dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Bojonegoro, AKP Aristianto BS SH SIK MH diikuti oleh seluruh peserta didik, tenaga pendidik dan tenaga kependidikan.


Menyusul maraknya pemberitan yang beredar di media sosial akhir akhir ini terkait demonstrasi yang melibatkan para pelajar, Kasat Lantas Polres Bojonegoro melalui amanat apel pagi hari ini menyampaikan pesan penting dari Kapolres Bojonegoro dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy Menerbitkan Surat Edaran Nomor 9 Tahun 2019 tertanggal 27 September 2019 tentang Pencegahan Keterlibatan Peserta Didik Dalam Aksi Unjuk Rasa Berpotensi Kekerasan.

Pesan Kapolres Bojonegoro mengajak seluruh warga SMA Negeri 1 Bojonegoro untuk menjaga kondusifitas dan memelihara keamanan dan ketertiban dalam berlalu lintas. Tidak ikut dalam menyebarkan berita - berita bohong atau sering disebut Hoax, sharing informasi yang didapat sebelum di share.

Pesan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy Melalui Surat Edaran Nomor 9 Tahun 2019

"Saya ingin mengingatkan peserta didik kita, siswa kita harus kita lindungi dari berbagai macam tindak kekerasan atau berada di dalam lingkungan di mana ada kemungkinan mengancam jiwa yang bersangkutan.

Mendikbud Muhadjir Effendy meminta kepala daerah beserta segenap jajaran, khususnya kepala dinas pendidikan, agar melakukan langkah-langkah pencegahan dan penanganan.

Langkah pertama adalah memastikan pengawas sekolah, kepala sekolah, dan guru untuk dapat memantau, mengawasi, serta menjaga keamanan dan keselamatan peserta didik di dalam dan di luar lingkungan sekolah.

Selain itu, menjalin kerja sama dengan orang tua atau wali murid untuk memastikan putera dan puterinya mengikuti proses pembelajaran sesuai dengan ketentuan.

Siswa itu masih tanggung jawab guru dan orang tua, karena menurut undang-undang statusnya masih sebagai warga negara yang dilindungi. Belum dewasa, belum bisa mengambil keputusannya sendiri.

Meminta kepala sekolah dan guru juga membangun komunikasi yang harmonis dengan peserta didik. Selain itu, kata dia, mendorong pelaksanaan kegiatan pembelajaran yang dapat menyalurkan pemikiran kritis, bakat, dan kreativitas peserta didik masing-masing.

Pentingnya memastikan pengurus organisasi siswa intra sekolah (OSIS) khususnya dan peserta didik pada umumnya untuk tidak mudah terpengaruh dan terprovokasi terhadap informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan dan menyesatkan.

Sebagai bentuk wujud dari warga SMA Negeri 1 Bojonegoro tidak ikut terlibat dalam aksi unjuk rasa yang berpotensi kekerasan dan selalu menjaga kondusifitas serta memelihara keamanan dan ketertiban dalam berlalu lintas, seluruh warga sekolah berikrar dan menandatangani ikrar yang telah dibacakan dalam apel pagi hari ini.


Ikrar Siswa Siswi SMA Negeri 1 Bojonegoro
Kami Siswa Siswi SMA Negeri 1 Bojonegoro Berikrar

1. Bertaqwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa
2. Setia Kepada Pancasila Undang -Undang Dasar 1945 dan NKRI
3. Fokus Pada Kegiatan Belajar Mengajar Untuk Mewujudkan Generasi Yang Unggul Untuk Membawa Indonesia Lebih Maju
4. Menolak Aksi Unjuk Rasa Yang Berpotensi Kekerasan, Siap Berpartisipasi Untuk Menciptakan Situasu Kantibmas Bojonegoro Yang Aman Tertib dan Damai 
5. Demikian Ikrar Kami Semoga Indonesia Tetap Jaya Kami Cinta NKRI




 
Copyright © 2017 SMA Negeri 1 Bojonegoro. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger